Kamis, 24 Maret 2011

hidup karena Allah

Seketika aku terbangun dari tidurku yang nyenyak. Entah kenapa itu membuatku sedikit lega dan tenang. Aku  mencoba  bangun,susah sekali rasanya merayu badanku yang masih belum menyatu dengan nyawa. Begitu kata temanku. Akhirnya, dengan keinginan yang kuat akhirnya bangun juga. Inilah salah satu tipuan syaithan yang selalu menggoda manusia seperti aku, supaya aku kembali tidur di tempat yang asing dan empuk itu. Secercah cahaya masih menyala di kamarku dan kamar teman-teman yang lain. Tapi,dikamar mandi belum menyala. Aku nyalakan, dengan cahaya tersebit membuat lebih menyegarkan mataku. Wudhu di waktu itu tidak terlalu dingin,wahaa...walaupun teman-teman bilang dingin, aku kan merasa biasa saja. Entah, kenapa aku juga  tidak terlalu memikirkannya, yang penting menurutku. Aku sehat. :)

Shalat tahajudlah kupilih setelah wudhu,kemudian kuputuskan untuk sahur puasa sunnah kamis. Ya Allah, semoga dengan puasa ini, hamba selalu dekat dengan-Mu dan mengingat-Mu. Merasa bersalah rasanya, kalau aku mengingat yang lain,apalagi memikirkan ikhwan yang kadang selalu terngiang namanya oleh syaithan laknatullah di telingaku. 

Yaa,,boleh dan wajar kalau seandainya aku menyukai seseorang dan aku disukai olehnya. Tapi,aku balik faktakan... Apakah kau lupa kepada yang lebih mencintaimu dan selalu menjagamu ? 

Astagfirullah, semoga mulai hari ini aku tidak lagi lalai dengan mengingat ALLAH SWT.  Yaa...Allah,jagalah hati ini agar selalu istiqamah di jalanmu.

Bodoh sekali aku selama ini. Selalu banyak menghabiskan waktu untuk membicarakn yang tak pantas dengan teman-teman. Yang kadang banyak menyita waktuku. Seharusnya aku ganti dengan mengingat Allah. 

Maafkan,aku dan keduaorangtuku serta kerabat atau teman yang telah lalai kepada-Mu. Tegurlah kami jikalau kami salah atau lupa. Karena Engkaulah Ya Allah, Yang Maha Benar...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar