Dari pulkamku kemarin bersama keluargaku sangat mengesankan. Alangkah lebih mengesankan lagi bisa bertegur sapa dan bercanda dengan keluarga. Dari salah satu keluargaku, ada yang menjadi lamunanku saat aku ada disana.
Seorang anak kecil yang bernama Jah, Jo, dan Fan. Diceritakan oleh ibuku bahwa Ibu mereka sudah meninggal dan bapaknya Cuma sekali setahun datang. Mereka sekarang tinggal bersama kake dan nene.
Ketika melihat sambutan mereka yang sangat senang dengan kehadiran kami, tersirat kesedihan dimata mereka karena tak bisa bertemu dengan ortu mereka.
Jah sekarang sudah kelas 2 SMP, Jo sekarang kelas 4 SD dan yang paling kecil baru kelas 2 SD. Seharian aku bersama mereka. Ketika ayahku mendekat Fan yang paling kecil memanggil ayahku “ayah”. Ayahku langsung mengajaknya berbicara . entah berbicara apa. Yang jelas ayahku mengakui dan menganggap Fan seperti anaknya sendiri. Aku pun bahagia mendengarnya.
Sehabis makan malam mereka bertiga selalu mendekatiku dan mengajakku bermain dan bernyanyi. Hatiku pun berkata “ Duhai, sabarnya mereka tak ada ortu disamping mereka. Tak seperti aku yang mempunyai ortu dan adik kecilku”.
Airmataku pun mengalir dengan sendirinya, rasa syukurku hanya kulimpahkan kepada_Nya. .sang Khalik..
Semangatku pun terhimpun disana...
Semangat kuliah...
Semangat membahagiakan keluarga...
Dan tentunya membahagiakan Allah SWT dan Rasulullah SAW...
InsyaAllah...mudah-mudahan tahun depan bisa berkumpul lagi...
^_^
aminn................adik ku........... ^_^
BalasHapus