Bertepatan hari sumpah pemuda, kamis tanggal 28 Oktober 2011 jam 16.00 WIB di ruangan Al-Ghazali IsEF STEI SEBI mengadakan kajian yang bertemakan “Ekonomi syariah adalah solusi ekonomi Indonesia”. Pembicaranya adalah Feddy Fabachrain, SEI.
Beliau mengatakan dalam kajiannya “Abad ke-16 dan abad ke-17 ada beberapa hal yang terjadi yaitu ketiadaan perhatian system islam dan ketiadaan pembangunan ekonomi islam. Setelah abad ke- 20 mulai muncullah ekonomi islam setelah terbukti bahwasanya ekonomi konvensional gagal. Islam mengatur berbagai aspek, misalnya kepemilikan dari peran Negara sebagai pengawas dan penanggung jawab, diutamakan produktivitas dalam organisasi, pendapatan yang merata dalam pendistribusian dan berkaitan pula dengan politik.”
Yang lebih mencari perhatian adalah pendapat beliau tentang Ekonomi Pancasila cocok dengan Ekonomi Islam. Misalnya dalam pasal 33 tahun 1945 tentang asas kekeluargaan ini berkaitan dengan Ukhuwah Islamiyah.
Ekonomi islam itu sebenarnya terfokus dengan nilai – nilai ekonom. Maksudnya adalah jika dalam jiwa ekonom tersebut mempunyai sifat adil, professional, dapat dipercaya. Maka kita sebagai ekonom rabbani harus mempunyai sifat-sifat seperti itu, baik itu diterapkan dalam keluarga, masyarakat dan bahkan terhadap bangsa Indonesia.
Jadi sebenarnya pembahasan tentang ekonomi islam itu luas. Pak Feddy pun berpesan “Karena ilmu ekonomi islam tersebut luas, maka jadilah ekonom yang melihat,memahami dan menerapkan sesuatu secara luas bukan hanya terfokus satu macam saja.”
Salam Ekonom Rabbani… ^_^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar