Menutup Aurat
Sudahkan saya menutup Aurat sebagai tanda panggilan bagi orang-orang beriman? Pernahkah saya memperolok-olok orang Mukmin yang menutup auratnya? Pernahkah saya berdebat dengan seseorang karena mempermasalahkan perintah Allah akan kewajiban menutup aurat? Adakah saya merasa rendah diri karena menutup aurat? Ataukah saya bangga mengenakan pakaian-pakaian telanjang orang-orang kafir?
59. Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya[1232] ke seluruh tubuh mereka". yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS.Al-ahzab:59)[1232] Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada.
Rasulullah Saw. Bersabda:
“Siapa saja dari seorang perempuan yang melepaskan (membuka) pakaian selain di rumahnya (di luar rumah), maka Allah pasti merobek tirai kehormatan daripadanya.” (HR. Ahmad, Thabrani dan Baza’ar dari Aisyah)
Mudah-mudahan niat kita menutup aurat adalah hanya diperuntukkan kepada Allah Swt. Jangan sampai kita salah niat dalam mengenakannya… ketika kita salah niat, mari kita koreksi lagi niat kita dan saling mengingatkan agar kita dapat bersama fil jannah-Nya. Amiiiin… :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar