Hidup adalah perjuangan
Kulalui setapak demi setapak
Walau dengan butiran putih menyatu
Senyum buram tampak
Hati berdetak penuh zikir
Wudhu sebagai angin penenang
Seorang berkata sabar
Kujalani dengan hati tertahan
Sendiri kurasa
Maha Pencipta mengetahuinya
Dua malam tiga malam
Butiran ampunan tercurah
Mungkin kedewasaan menjelma sekarang
Lafazd nan syahdu menggetarkanku
Sehingga ku tetap berdiri
Dengan barisan nan putih lagi diridhai-Nya
Kusentuh kalbu yang bertahan
Badan menahan hingga satu nafas
Lantunan syukur senantiasa berhembus
Darahpun sirna dari wajahku
Karena genggaman Illahi…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar