Hidup
memang pilihan, pilihan kita bagaimana menjalaninya. Namun dalam perjalanannya,
terkadang kita bingung pilihan mana yang sebaiknya kita ambil. Kita tidak tahu
akhirnya, itu yang membuat kita bingung. Semua kita pasti ingin pilihan yang
kita ambil itu adalah pilihan yang tepat. Karena kita ingin pilihan yang kita
ambil itu adalah alternatif pilihan yang paling baik dari semuanya.
– Tanpa melupakan prioritas hidupnya.
Dia tahu hidup ini indah, jika dia menikmatinya.…Hidup. Satu kata saja. Namun
berarti banyak hal. Hidup ini cuma satu kali. Jangan sampai kita menyesal
tentang masa lalu. Bagaimanapun juga itu adalah hasil dari pilihan yang pernah
kita ambil. Orang yang benar-benar menyadari bahwa hidup ini hanya satu kali,
pasti akan memakai hidupnya dengan baik. Dia tidak akan menyia-nyiakan setiap
kesempatan yang ada dan dia akan berhati-hati dalam setiap pilihan hidup yang
akan dia ambil. Baginya, dia dapat tetap hidup dan meneruskan perjalanan hidupnya
hari ini adalah sebuah anugrah dan kesempatan. Dia takkan membuang-buang
waktunya untuk hal yang tidak berguna.
:) Ada dua tipe orang yang berpola pikir seperti
ini. Pertama adalah orang yang sangat berambisi dalam hidupnya. Seorang planner
yang perfeksionis, dan seorang yang tahu benar prioritas hidupnya. Bahwa hidup
ini tak boleh disia-siakan. Hidup ini harus menghasilkan sesuatu. Dan orang
yang seperti ini cenderung seorang pekerja keras, sehingga dia lupa apa artinya
menikmati hidup. Dia akan mengejar goal nya dengan caranya masing-masing, dan
dia berambisi untuk itu. Sehingga dia tidak akan pernah bisa menikmati hidupnya
dan apa yang dia lakukan.
^_^ Tipe orang yang kedua adalah orang yang memang tahu
bahwa hidupnya harus diisi dengan kegiatan yang berguna. Namun dia tetap tahu
artinya menikmati hidup. Dia menjalani hidupnya dengan prioritas, namun dia
tetap santai menjalaninya. Sehingga dia benar-benar menikmati apa yang dia
lakukan. Dia tahu dalam perjalanan hidupnya, dia tidak perlu terus terpaku pada
tujuan hidupnya. Namun sesekali dia akan berjalan santai dan melihat
sekekelilingnya.
Bagaimana pun juga, setiap orang
memiliki pandangannya sendiri-sendiri tentang hidup. Sebagian orang memandang
hidup sebagai sebuah perjuangan, ada pula yang menganggap hidup seperti sebuah
roda yang terus berputar, atau hidup adalah sebuah script film yang sudah
disutradarai oleh Tuhan, dan banyak lagi yang lain. Bagi saya, lain lagi. Bagi
saya, hidup adalah anugrah yang telah Tuhan berikan. Anugrah itu adalah
kehendak bebas dan pilihan untuk menjalaninya. Namun anugrah itu tetap harus
saya pertanggungjawabkan kepadaNya. Saya lahir di dunia untuk menjalani hidup
saya dengan sebaik-baiknya. Ketika saya kembali ke hadapanNya suatu hari nanti,
saya akan mempertanggungjawabkan apa yang telah saya lakukan dengan hidup saya.
Karena kehidupan saya milik Allah SWT.
Semangat.....uJIAN kiTA tidak behenti sampai disini...
:D