Bekebun memang bukan
pekerjaan yang terbaru maupun aneh, bahkan pekerjaan ini adalah salah satu yang
banyak digeluti oleh masyarakat Indonesia sehingga menyebabkan banyak kekayaan
alam yang melimpah di Negara Nusantara tercinta ini.
Perkebunan Indonesia mulai
berkembang, baik dari perkebunan buah-buahan, sayur-mayur hingga rempah-rempah
untuk memadukan masakan ala Indonesia. Di lihat di beberapa pulau, seperti di
pulau jawa lebih murah harga sayur-mayur daripada di pulau Kalimantan. Misalnya
harga brokoli satuannya di Jawa, lebih tepatnya di Depok (karena saya tinggal
di Sawangan, Depok waktu kuliah) adalah 4000 sampai 5000 lebih murah
dibandingkan di Kalimantan (lebih tepatnya Kalimantan Selatan kabupaten Barabai
) harganya dua kali lipat yaitu sampai 10.000 satuannya. Hem…kaget juga waktu
mau beli brokoli di Kalimantan :)
Kalimantan memang
terkenal dengan hutan yang masih luas dan adat Dayak yang masih kental di
pedalaman (ingat ! Cuma di pedalaman atau di hutan aja yang ada orang Dayak).
Sedangkan di kotanya ataupun kabupaten penduduknya minoritas dari orang Banjar,
orang Jawa (yang pindah ke Kalimantan) dan ada juga orang Arab ( dinamakan
tempat mereka adalah Kampung Arab).
Mengenai perkebunan,
saya akan mengupas perkebunan sop atau seledri sebagai permisalan dan mengupas
sedikit keuntungannya.
Saya pernah berjalan-jalan melihat kebun yang
ada di sekitar daerah saya yakni Barabai(masih kawasan Kalimantan Selatan ko :) ). Kebetulan bertemu dengan pemilik kebun
seledri, namanya pak Amin dan beliau bersama istrinya mengelola kebunnya. Daun
seledrinya unik sekali, agak memanjang dan bercabang. Otomatis saat saya temui
mereka memanen seledri sangatlah mudah dan mengasyikkan.
“Biasanya kita panen
dalam seminggu hampir 2 sampai 3 kali dan penghasilannya lumayan dari 100.000
sampai 500.000. Jadi kalau ditotalkan hampir 4 juta dalam sebulan penghasilan
kami.” Kata pak Amin. Tapi, dibalik
keuntungan beliau seperti itu. Beliau membutuhkan orang yang kompeten dan
amanah untuk menjaga kebun ini. (Hayoo,teman-teman ada yang bersedia bekerja di
kebun ?? hubungi no. ini yaa… 0856 9787 2995)
Ini baru kebun seledri
loh, belum lagi kebun yang lainnya. Kuncinya adalah keberanian kita untuk
mengelola dan tidak malas untuk mengerjakan apapun selama pekerjaan tersebut
sesuai dengan syariah. Sehingga waktu kita pun tak akan sia-sia dan selalu
bermanfaat bagi diri sendiri serta orang lain. Berkebun adalah salah satu
kegiatan yang menunjang perekonomian rakyat. So, berkebun yuuk…. !!! ;) siapa tau punya tanah yang lagi menganggur dan
tidak ada salahnya kalau dikelola supaya tanahnya terawatt dan menjadi
penghasilan sampingan (buat yang udah kerja),… Ide bagus kan ??? ;)