Selasa, 17 Juli 2012

Berkebun mengatasi perekonomian Indonesia


Bekebun memang bukan pekerjaan yang terbaru maupun aneh, bahkan pekerjaan ini adalah salah satu yang banyak digeluti oleh masyarakat Indonesia sehingga menyebabkan banyak kekayaan alam yang melimpah di Negara Nusantara tercinta ini.

Perkebunan Indonesia mulai berkembang, baik dari perkebunan buah-buahan, sayur-mayur hingga rempah-rempah untuk memadukan masakan ala Indonesia. Di lihat di beberapa pulau, seperti di pulau jawa lebih murah harga sayur-mayur daripada di pulau Kalimantan. Misalnya harga brokoli satuannya di Jawa, lebih tepatnya di Depok (karena saya tinggal di Sawangan, Depok waktu kuliah) adalah 4000 sampai 5000 lebih murah dibandingkan di Kalimantan (lebih tepatnya Kalimantan Selatan kabupaten Barabai ) harganya dua kali lipat yaitu sampai 10.000 satuannya. Hem…kaget juga waktu mau beli brokoli di Kalimantan :)

Kalimantan memang terkenal dengan hutan yang masih luas dan adat Dayak yang masih kental di pedalaman (ingat ! Cuma di pedalaman atau di hutan aja yang ada orang Dayak). Sedangkan di kotanya ataupun kabupaten penduduknya minoritas dari orang Banjar, orang Jawa (yang pindah ke Kalimantan) dan ada juga orang Arab ( dinamakan tempat mereka adalah Kampung Arab). 

Mengenai perkebunan, saya akan mengupas perkebunan sop atau seledri sebagai permisalan dan mengupas sedikit keuntungannya.

 Saya pernah berjalan-jalan melihat kebun yang ada di sekitar daerah saya yakni Barabai(masih kawasan Kalimantan Selatan ko :) ). Kebetulan bertemu dengan pemilik kebun seledri, namanya pak Amin dan beliau bersama istrinya mengelola kebunnya. Daun seledrinya unik sekali, agak memanjang dan bercabang. Otomatis saat saya temui mereka memanen seledri sangatlah mudah dan mengasyikkan.

“Biasanya kita panen dalam seminggu hampir 2 sampai 3 kali dan penghasilannya lumayan dari 100.000 sampai 500.000. Jadi kalau ditotalkan hampir 4 juta dalam sebulan penghasilan kami.” Kata pak Amin. Tapi, dibalik keuntungan beliau seperti itu. Beliau membutuhkan orang yang kompeten dan amanah untuk menjaga kebun ini. (Hayoo,teman-teman ada yang bersedia bekerja di kebun ?? hubungi no. ini yaa… 0856 9787 2995)


Ini baru kebun seledri loh, belum lagi kebun yang lainnya. Kuncinya adalah keberanian kita untuk mengelola dan tidak malas untuk mengerjakan apapun selama pekerjaan tersebut sesuai dengan syariah. Sehingga waktu kita pun tak akan sia-sia dan selalu bermanfaat bagi diri sendiri serta orang lain. Berkebun adalah salah satu kegiatan yang menunjang perekonomian rakyat. So, berkebun yuuk…. !!! ;) siapa tau punya tanah yang lagi menganggur dan tidak ada salahnya kalau dikelola supaya tanahnya terawatt dan menjadi penghasilan sampingan (buat yang udah kerja),… Ide bagus kan ??? ;)    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar