Sabtu, 27 Oktober 2012

Kebahagian Nan Jauh Dirasa


Allahu akbar….Allahu akbar…. Allahu akbar….

Jam 3 pagi sudah mulai terdengar takbiran di setiap tempat ibadah…

Rasa haru memang tak terbendungi lagi, ketika di hari nan suci tak ada keluarga di sisi..Hanya teman satu kos..
Untuk menghilangkan rasa rindu ini, maka aku dan teman-teman memutuskan untuk shalat Ied adha di Kubah Mas, Depok. Di tempat ini aku bertemu dengan teman sekampusku. Senang rasanya…

Kamipun foto bersama, duduk di tengah masjid dan saling sharing. Ternyata dari sekian cerita yang kudengar dari beberapa temanku. Hampir semuanya merasakan rindu kampung halaman, tapi sayangnya waktu liburan hanya sebentar dan setelah itu akan dilanjutkan dengan Ujian Tengah Semester.

Sedih ? yaa benar… Kami semua sedih…

Tapi, aku tetap gak mau sedih..
Karena, hal ini baru sedikit cobaan yang diberikan Allah, yang penting komunikasiku kepada ortuku gak putus (kecuali hpku mati). Hehe..

Aku dan temanku segera keluar masjid dan mencari tempat makan. Walhasil, Ied adha kali ini, tetap bisa kurasakan dengan tenang, pun tanpa ortu disampingku..Kuyakin, inilah jalan kita kawans (pencari ilmu dari luar daerah)… khususnya saya sendiri..Tidak ada yang tidak baik, semuanya yang terjadi adalah bagian dari scenario Allah Azza wa Jalla…

Tetap semangat, tetap menebar salam, dan senyum..
Jangan pernah berhenti untuk menorehkan karya karena Illahi…
^_^

  

Kamis, 25 Oktober 2012

Indonesia Bebas dari Ikatan Hitam


Tak dipungkiri lagi perekonomian syariah di Indonesia semakin meningkat. Hal Ini adalah efek dari perjalanan Bank Syariah pertama yang mampu membuktikan bahwa ekonomi islam terbebas dari krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1998. Bank tersebut adalah Bank Muamalat.
Ditelusuri lagi, ternyata setelah berlakunya Undang-undang No. 21 Tahun 2008 tentang perbankan syariah yang terbit tanggal 16 juli 2008. Hal ini membuat perkembangan industry perbankan syariah nasional semakin mempunyai landasan hukum yang cocok dan akan mendorong pertumbuhannya dengan lebih cepat lagi.
Menurut data Bank Indonesia, terdapat 11 Bank Umum Syariah (BUS) yang beroperasi di Indonesia dengan nilai aset per Januari 2012 adalah sebesar Rp115,3 triliun tumbuh 46 persen dibandingkan pada Januari 2011 yang senilai Rp78,2 triliun. Sedangkan aset 24 Unit Usaha Syariah (UUS) per Januari 2012 adalah Rp28,6 triliun tumbuh 63 persen dibandingkan Januari 2011 yang hanya berjumlah Rp17,9 triliun dan aset  155 Bank Perkreditan Rakyat Syariah per Januari 2012 ialah Rp3,61 triliun dibanding posisi Januari 2011 yaitu Rp2,77 triliun sehingga meningkat 30,1 persen.
Prospek perbankan syariah terlihat sangat cerah, apalagi Professor of Banking and Financial Regulation Loughborough University, Maximilian JB Hall mengatakan industri perbankan syariah dapat bertahan dari krisis global karena tidak terkait dengan mekanisme pasar dan tanpa spekulasi. (Prayoga Cahayanda, 25 Oktober 2012, http://ekonomisyariah.blog.gunadarma.ac.id)
teman-teman, yuk kita semua berdoa dan berjuang untuk menegakkan ekonomi islam. Ingat kawans, kita butuh proses untuk menuai hasilnya. Semoga Negara-negara yang berpenduduk muslim, khususnya Indonesia bisa menerapkan EKIS dan terbebas dari permasalahan yang menjerat bangsa ini.
Bebas dengan Takbir, Allahu Akbar…
Bebas dari ribawi…


Sabtu, 20 Oktober 2012

Etika dalam ekonomi islam


Kajian IsEF STEI SEBI yang bertemakan AKHLAK DAN PERILAKU EKONOM ISLAM pada hari Sabtu, 20 Oktober 2012 pada jam 19:45 WIB sampai jam 22:00 WIB bersama ustadz Ali Sakti , SE, M.Ec

Ekonomi islam adalah suatu disiplin ilmu yang mengajarkan kita untuk cinta terhadap syariat islam. Ketika kita menerapkan islam atau agama disanalah kita bisa lebih mengenal dan dekat terhadap Allah (keridhaannya)

Ingat visi dan misi hidup.. ! ingat selalu Allah yang telah menciptakan kita dengan kasih sayang-Nya, maka dari itu beribadahlah dengan ikhlas karena Allah ( belajar, berorganisasi, dll) sehingga kita ringan dalam melakukan kegiatan tersebut.

Substansi dalam ekonomi islam adalah harta dan kehidupan. ini terdapat dalam alqur'an surat lukman:20
Dalam islam mengajarkan kita untuk menggunakan seperlunya, dan jangan membeli barang yang hanya memenuhi keinginan. Karena masih ada yang memerlukan uang tersebut.

Rizki itu adalah jika kita memanfaatkannya, dipakai, dimakan, bukan yang tersimpan dalam rumah,dll. Manusia dan harta memang tak lepas dalam aktivitas dunia. Tapi manusia yang luar biasa adalah Islamic man yaitu jasad prima, akal cerdas, berilmu (ruhiyah, aqliyah, jasadiyah yang seimbang), bukan sekedar mempunyai harta yang melimpah.

Kemudian untuk pembahasan moral ekonomii.....diambil dari bapak ekonomi yakni " ekonomi itu pada dasarnya adalah lebih mengikuti pada nafsu, pemikiran, dan kemauan dalam kondisi seorang manusia dalam memenuhi harta/kekayaannya" (adam smith)

Inilah yang menjadikan urgensinya iman dalam perekonomian islam
Sekali lagi, ingat prinsip aktifitas ekonomi syariah seperti :
-          - Hidup hemat dan tidak bermewah-mewah
-          - Implementasi zakat
-          - Menjalankan usaha-usaha yang halal
-          - Penghapusan/pelarangan riba

Jumat, 19 Oktober 2012

Yuk belajar ikhlas..


Em….sebelumnya….
Kita nyanyi dulu yuk..
“Cinta ikhlasku….”
“pada manusia bagai cahaya surga...”

Sekilas hanya sebuah lirik yang kita lantunkan, tapi sebenarnya yang ingin saya jelaskan adalah betapa indahnya sebuah keihklasan tersebut. Bahkan jika, sifat ini telah menjiwa dalam kalbu kita kawan-kawan (termasuk saya sendiri).

Terkadang kita dalam melakukan pekerjaan sering lupa menyertakan niat tulus ikhlas kita dalam menyelesaikannya sehingga hasilnyapun kurang memuaskan. Sebaliknya, apabila setiap kegiatan kita dan hari-hari  kita selalu disertai rasa ikhlas maka seberapapun hasilnya tetap akan kita (saya dan kawan-kawan) terima dengan lapang dada karena kita merasa dekat dengan Allah yang telah menciptakan kita tanpa imbalan apapun. Subhanallah,,,

Dengan rasa ikhlas, kita akan dimudahkan dalam menyelesaikannya. Hal ini pernah terjadi pada diri saya, suatu hari saya dan teman sekelompok saya mendapatkan tugas untuk persentasi matkul X hari kamis, tapi yang lebih banyak mengerjakan adalah saya. Untuk mengantisipasi teman-teman saya agar membaca juga maka saya bagi-bagi tugas, walaupun itu hanya sedikit.

Persentasi selesai dan mendapatkan pujian dari dosen. Alhamdulillah…dan teman-teman pun berinisiatif untuk menyelesaikan tugas baru yaitu makalah untuk pelengkap persentasi.

Akhirnya, tugas kami sempurna dan saya hanya dianjurkan untuk mengoreksi makalah oleh teman-teman.
Inilah berkah keikhlasan, tapi ini baru salah satunya kawan-kawan. Masih banyak lagi hikmah-hikmahnya, jika kita mau mengaplikasikannya secara penuh dalam kehidupan ini.

Semoga hidup kita bermanfaat ^_^