Selasa, 18 Maret 2014

Jomblo di Tengah Krisis Moral, Gimana?

Tak semudah menapak jiwa ini untuk hidup di dunia nan fana ini. Guys, saya hari ini akan menuliskan bagaimana menghadapi hidup ini tanpa keluh kesah bagi yang masih jomblo, sehingga kita kelak akan memperoleh pasangan yang sabar dan taat. Sadar gak? sekarang kita hidup di zaman apa?
Saya teringat buku yang ditulis oleh Anis matta yang berjudul "Membentuk Karakter Cara Islam". Pada buku ini disebutkan bahwa saat kita nonton telivisi.
Pasti yang muncul, pembunuhan anak kandung, pembebasan si Corby, perceraian si artis, gempa bumi, banjir hingga pesawat yang hilang kontak. Kenapa hal ini terjadi? Guys, ini terjadi karena kita hidup dalam sebuah dunia yang gelap, dimana setiap orang meraba-raba. Namun tidak menemukan denyut nurani, tidak mersakan kasih sayang dan tidak melihat sorot mata persahabatan yang tulus. Dunia kita telah berubah menjadi hutan belantara,  dimana bahasa global kita adalah kekuatan besi dan baja, bahasa bisnis kita adalah persaingan, bahasa politik kita adalah penipuan, bahasa sosial kita adalah pembunuhan dan bahasa jiwa kita adalah kesepian dan keterasingan. Kita adalah masyarakat sipil yang berwatak militer, dan masyarakat peradaban yang berbudaya primitif. Kita adalah manusia-manusia sepi di tengah keramaian dan manusia-manusia merana di tengah kelimpahan.
Hem sungguh tragis...!!!
Apakah manusia bahagia? Pasti lah merupakan kebohongan besar mengatakan masyarakat modern berbahagia di tengah krisis moral ini. Maka untuk mengatasi ini semua, jalan keluarnya hanya ada satu, "Kembali menempuh jalan Allah, kemballi kepada jalan Islam"..
Kembali ke pembahasan awal tadi, jadi bagi yang jomblo jangan khawatir karena saya juga jomblo. Bercanda guys, maksud saya yuk kita sama-sama renungkan dan berlomba-lomba berakhlak baik sebab dengan akhlak yang baik akan mendapatkan ganjaran or balasan yang super kawans, tentunya bakal dikasih juga pasangan yang baik. Keep smile!! ^_^