Rabu, 29 Oktober 2014

Selalu Ada Solusi

Kadang hati merasa sangat lelah untuk bersabar, pikiran pun mengikuti apa yang dikatakan hati sehingga kepala pun menjadi pusing dan badan pun berteriak dengan kencang. Hal ini menyebabkan badan sangat berasa cape. Allahu akbar...
Apabila menarik ke belakang, keadaan ini terjadi bukan karena salah makan ataupun salah minum obat namun ini adalah akibat permasalahan yang belum dicurhatkan kepada Yang Maha Mendengar (As-Sami'). Baik permasalahan pada pekerjaan, interaksi kepada orang lain, keuangan dan lainnya. Kadang sebagian kita lebih memilih untuk mencurhatkannya kepada teman terdekat. Sahabatku yang baik hatinya, tetaplah temanmu kau dekati agar mendapatkan nasehat indahnya. Selain itu, adapula walau banyak tilawah, namun hati tak dihadirkan dengan ikhlas untuk melakukan itu maka hanya mulut saja yang cape tetapi hati, pikiran tetap gelisah.
Dengan kondisi seperti ini saya teringat perkataan demikian " jika hidup berasa berat, maka tetaplah santun. Karena tujuan hidup kita ada 2 yaitu untung atau rugi ---> surga atau neraka." Subhanallah sungguh mudah Allah menunjukkan jalan-Nya. Tinggal kita memilih jalan mana yang dipilih...
Para motivator sering menyebutkan bahwa tak perlu kita mengingat masa lampau terlalu lama, namun cukup dijadikan kaca spion agar nanti kita selalu menjaga diri agar tetap berada dalam khazanah kebaikan. 

Rabu, 08 Oktober 2014

Aku Mencintaimu, Walau Kau Tak Tau

Akhir-akhir ini saya merasakan situasi yang berbeda, saya merasa begitu dekat dengan seseorang laki-laki yang sebenarnya jarak kami jauh. Namun saat berdoa, saya teringat namanya. Apakah ini yang dinamakan takdir untuk mencintainya dalam diam. Tak bisa saya tepi apalagi dihilangkan. Nama ini lah
yang membuat saya bersemangat untuk menjalani hidup lebih semangat lagi.
Saya tak berani bertanya kepada dia secara langsung, karena saya malu menanyakan. Padahal seharusnya saya memberanikan diri untuk menanyakan secara langsung. Sehingga saya meminta kepada kaka kelas yang dekat dengan dia untuk menanyakannya, namun ternyata dia belum siap untuk menikah saat ini. Sedih?  Ya saya sangat sedih. Tapi saya senang bisa mengetahuinya.
Sampai saat ini, jujur walaupun saya bertemu dengan laki-laki yang lain. Nama yang selalu diingat adalah dia. Mungkin dia menjawab seperti itu untuk menjaga hati masing-masing. Sungguh saya selalu mendoakannya agar dia tetap istiqamah di jalan-Nya yang lurus. Aamiin ^_^