Kadang hati merasa sangat lelah untuk bersabar, pikiran pun mengikuti apa yang dikatakan hati sehingga kepala pun menjadi pusing dan badan pun berteriak dengan kencang. Hal ini menyebabkan badan sangat berasa cape. Allahu akbar...
Apabila menarik ke belakang, keadaan ini terjadi bukan karena salah makan ataupun salah minum obat namun ini adalah akibat permasalahan yang belum dicurhatkan kepada Yang Maha Mendengar (As-Sami'). Baik permasalahan pada pekerjaan, interaksi kepada orang lain, keuangan dan lainnya. Kadang sebagian kita lebih memilih untuk mencurhatkannya kepada teman terdekat. Sahabatku yang baik hatinya, tetaplah temanmu kau dekati agar mendapatkan nasehat indahnya. Selain itu, adapula walau banyak tilawah, namun hati tak dihadirkan dengan ikhlas untuk melakukan itu maka hanya mulut saja yang cape tetapi hati, pikiran tetap gelisah.
Dengan kondisi seperti ini saya teringat perkataan demikian " jika hidup berasa berat, maka tetaplah santun. Karena tujuan hidup kita ada 2 yaitu untung atau rugi ---> surga atau neraka." Subhanallah sungguh mudah Allah menunjukkan jalan-Nya. Tinggal kita memilih jalan mana yang dipilih...
Para motivator sering menyebutkan bahwa tak perlu kita mengingat masa lampau terlalu lama, namun cukup dijadikan kaca spion agar nanti kita selalu menjaga diri agar tetap berada dalam khazanah kebaikan.

