Akhir-akhir ini saya merasakan situasi yang berbeda, saya merasa begitu dekat dengan seseorang laki-laki yang sebenarnya jarak kami jauh. Namun saat berdoa, saya teringat namanya. Apakah ini yang dinamakan takdir untuk mencintainya dalam diam. Tak bisa saya tepi apalagi dihilangkan. Nama ini lah
Saya tak berani bertanya kepada dia secara langsung, karena saya malu menanyakan. Padahal seharusnya saya memberanikan diri untuk menanyakan secara langsung. Sehingga saya meminta kepada kaka kelas yang dekat dengan dia untuk menanyakannya, namun ternyata dia belum siap untuk menikah saat ini. Sedih? Ya saya sangat sedih. Tapi saya senang bisa mengetahuinya.
Sampai saat ini, jujur walaupun saya bertemu dengan laki-laki yang lain. Nama yang selalu diingat adalah dia. Mungkin dia menjawab seperti itu untuk menjaga hati masing-masing. Sungguh saya selalu mendoakannya agar dia tetap istiqamah di jalan-Nya yang lurus. Aamiin ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar