Jumat, 07 November 2014

Kagum dengan Hati Umminya



Yaa inilah judul yang tepat untuk mengawali ceritaku. Kemarin siang, saatku membina anak muridku. Aku terkejut ada orangtua yang datang. Dikira mau menjemput anaknya namun ternyata beliau adalah orangtua murid yang awal bulan November tadi anaknya (Aisyah) pindah ke sekolahan yang lain.

Saat mengobrol dengan bundanya Aisyah, pihak sekolah membuatkan surat pindah dan merangkum nilai-nilai Aisyah agar dipergukan dengan semestinya. Setelah itu tiba-tiba bunda Aisyah bilang terimakasih sembari meletakkan kado besar, saya hanya tersenyum dan mengucapkan terimakasih.

Dan beliau pun mulai bercerita terkait niatnya mau keluar dari dunia keperawatan bagian pembiusan karena tidak ada libur untuknya dan terlebih untuk anaknya. Beliau pun bilang mau fokus saja menjaga anak, hal ini disebabkan bahwa akhir-akhir ini Aisyah sering bilang bahwa yang dibutuhkannya bukan uang tapi Aisyah mau bundanya tiap waktu ada di sampingnya. Sehingga kata-kata inilah yang membuat luluh hati bundanya dan membulatkan tekadnya untuk selalu bersama dia (ini adalah amanah dari Allah swt.). Masya Allah...indahnya hati Ibu ^_^

Hem….jadi ingat bahwa kodrat wanita adalah menjaga dan mendidik anaknya. Dan ternyata anak itu punya hati yang sangat sensitif. Semoga saja kita sebagai perempuan mampu mengemban amanah ini. Aamiin ya rabbal ‘alamin.

Setelah pihak sekolah sudah selesai, saya pun masuk ke dalam kelas agar anak-anak saya tidak keluar.

Di sisi lain saya juga penasaran isi kadonya, maka kami dan ustadzah lain membukanya. Ternyata hadiahnya kue cokelat yang di atasnya bertuliskan “terimakasih ustadzah”. Hem ngerasa disayang banget ama Aisyah dan bundanya.

Terimakasih Aisyah, cuma lewat tulisan ini ustadzah mngucapkan terimakasih. Supaya kau kelak dewasa, kau pun mengerti bagaimana menjadi seorang wanita muslimah dan menjaga adabnya.

Mabruk ala kulli hal ^_^

2 komentar: