Selasa, 13 Oktober 2015

Bulan Muharram, Ngapain Yah?

Muharram tiba, apakah sobatku sudah baca doa sebelum dan sesudah akhir tahun? Semoga sudah ya. Mudah-mudahan kita semua dilindungi Allah swt dari pengaruh setan. Dan semoga tergerak hati kita (aku dan sobat) makin rajin berbuat baik. Aamiin...
Em, mungkin ada yang bertanya.
"Boleh gak ya puasa awal muharram?"
Jawabannya boleh sobat, karena bulan muharram adalah bulan kedua yang disukai/malah dianjurkan berpuasa setelah bulan ramadhan. Sebulan penuh di bulan Muharram malah bagus lagi, asalkan kalau sudah azan maghrib maka cepatlah berbuka. Jangan sampai dijadikan ajanh so-soan ya (saya nih paling kuat mpe seminggu belum buka, ampun deh). :)
Sekarang niat puasa untuk puasa 9, 10 dan 11 Muharram apa ya? 
Oke, kita simak bersama yuk sobat niatnya dengan baik di bawah ini sobat.. ^_^
Niat Puasa Tasu’a
ىهشف
Dibaca: Nawaitu shouma ghodin min yaumi tasuu’aa-in sunnatan liLlaahi ta’aalaa.
Artinya: Aku niat berpuasa sunnah esok hari di hari tasu’a karena Allah Ta’ala.

Apabila baru ingat untuk melaksanakan puasa tasu’a pada pagi harinya, maka lafazh “ghodin”-nya tidak perlu dibaca.

Niat Puasa 10 Muharram
ىهشف

Dibaca: Nawaitu shouma ghodin min yaumi ‘asyuuroo-a sunnatan liLlaahi ta’aalaa.
Artinya: Aku niat berpuasa sunnah esok hari di hari ‘asyuro’ karena Allah Ta’ala.

Niat Puasa 11 Muharram

ىهشف
Dibaca: Nawaitu shouma ghodin min yaumi ahada ‘asyara-al muharromu sunnatan liLlaahi Ta’aalaa. 
Artinya: Aku niat berpuasa sunnah esok hari di hari kesebelas Muharram karena Allah Ta’aalaa.

Bulan Muharram masih termasuk daripada bulan-bulan haram yang mana ketika itu pahala-pahala akan dilipat gandakan. Tidak mengherankan apabila Nabi SAW sendiri mengatakan dalam hadits shahih bahwa puasa yang paling utama setelah puasa wajib di bulan Ramadhan adalah puasa sunnah di bulan Muharram.

Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasululloh SAW bersabda, “Puasa yang paling utama sesudah puasa bulan Ramadan ialah puasa di bulan Muharram”. (HR Muslim no. 1163)

Semoga kita bisa berpuasa dan memperbaiki diri agar semakin lebih tawadhu dan istiqamah di jalanNya. Amin ya Rabbal 'Alamin. 
Jadi kita tak bingung lagi, apa yang seharusnya diamalkan pada bulan muharram. Hayya, fastabiqul khairat ☆☆☆

Tidak ada komentar:

Posting Komentar