Senin, 25 Januari 2016

Annadzafatul Minal Iman

Assalamu'alaikum sahabatku yang saya rindukan, bagaimana kabarnya? Semoga sehat selalu ya. Aamiin..

Bagaimana di suasana di tempat kalian, apakah hujan atau sangat panas? Di daerah saya sangat panas, kemarin sempat hujan. 

Sahabatku, pernah gak terpikirkan kalau di siang hari panas terus tanpa ada hujan? Tentu keadaan tubuh kita sangat drop, ditambah sumur maupun sawah menjadi kekeringan. Namun tanpa ada panas atau cahaya matahari maka baju yang dijemur tak akan kering, ikan asin bakal masih basah, kerupuk menjadi gagal gurih dan benda lainnya yang harus dikeringkan. Menjadi gapro. Gagal produksi. Gak maukan?

Selain pentingnya cuaca panas, bagi ibu rumah tangga, air itu juga sangat penting. Di samping untuk makan dan minum, air pun digunakan untuk mencuci pakaian, piring atau kalau bagi bapak-bapak penting untuk mencari nafkah dan jika di masa libur mencuci kendaraan adalah hal yang wajib dilakukan. Hm.. good job Pak. :)

Kembali ke topik para muslimah ya. Coba kalau seandainya baju kita tidak dicuci, tentu pakaian jadi bau, piring jadi kotor dan kalau ga mandi tubuh kita bakal bau dan kuman penyakit pun segera menghampiri. Jangan sampai ya.. Allahumma 'afinaa..

Masya Allah, berarti kita harus mensyukuri adanya kondisi panas dan hujan agar kebersihan tetap terjaga.

Jika kebersihan bisa terjaga berarti secara tidak langsung kita sebagai umat Islam menerapkan hadits tentang annadzafatul minal iman yang artinya kebersihan itu adalah sebagian dari iman. 

Next, andaikan tiap keluarga menerapkan bersih-bersih di rumah pada hari jumat maka kita pun terhindar dari penyakit terlebih banjir yang sekarang masih berlangganan di daerah kita. Trus hari minggunya kita bisa weekend ke pantai. Bagi daerahnya yang dekat dengan pantai ya..

So, yuk kita jaga kebersihan :)


Sabtu, 09 Januari 2016

Assalamualaikum Barabai

Tengah terik siang yang menunjukkan waktu zuhur di kota apam dan iwak pakasam ini mulai terdengar dari satu masjid ke masjid yang lain.

Tak ada yang berbeda dari tiap harinya. Namun saat mendengarnya hembusan udara sangat segar. Masya Allah, sangat mengademkan.

Ditambah hiasan taman kota di seberang jalan aspal sana tetumbuhan bunga dan tanaman hias makin kehijauan. Rasanya tak ada nikmat yang tersiakan. Alhamdulillah wa syukurillah.

Ya, hari ini adalah hari sabtu. Tadi pagi saya bersama adik Ridha dan sepupunya bernama Azkia berangkat ke tempat penjualan binatang. Em.. di tempat kami tidak ada kebun binatang yang masuknya harus berbayarkan tiket. Sedih? Tidak kawan. Dengan adanya perniagaan seperti itu kami juga tau harganya jika ingin memilikinya. 

Saya sangat terkejut karena tidak biasanya ada binatang kadal berwarna hijau dan panjangnya sekitar 30 cm. Kemudian monyet coklat dan hitam. Adapula burung kakak tua dan camar. Bahkan ada juga yang jual kucing anggora, ayam ketawa, tupai, jangkrik, ular kecil dan musang. Serta tak lupa pula kelinci imut juga kami sapa "Hi".

Subhanallah, anugerahNya tak terkira. Walau tak ada Ragunan di sini namun kami masih bisa melihat beragam binatang. 

Lalu bagaimana suasana kotamu kawan? Saya nyaman tinggal di kota Barabai yang berbasis desa. Lebih bisa mentafakuri apa yang ada bukan yang tiada. ^_^

Sekian.
See you.
Assalamualaikum Barabai