Perempuan
adalah saudara kandung kaum laki-laki. Begitulah rasulullah saw bersabda
(Elshaley, 2008, hlm. 3). Perkataan ini
merupakan ungkapan pemberi semangat bagi kaum perempuan. Hal ini selaras dengan
Fillah (2013, hlm. 7) yang mengungkapkan bahwa perempuan bukan dari tulang ubun
ia dicipta. Sebab berbahaya membiarkannya dalam sanjung dan puja. Tak juga dari
tulang kaki karena nista menjadikannya diinjak dan diperbudak. Tetapi dari
rusuk kiri, dekat ke hati untuk dicintai dekat ke tangan untuk dilindungi.
Menurut
Elshaley (2008) menyebutkan bahwa perempuan merupakan salah satu tiang paling
penting dalam bangunan kehidupan ini. Agama tidak meremehkannya. Tapi akal yang
kerdil, pemahaman yang dangkal dan pemikiran sempit telah menodainya.
Jika
perempuan diberi kesempatan untuk berinovasi, maka perempuan akan mampu
melakukannya. Jika perempuan diberi haknya untuk berpikir, niscaya perempuan
pun akan produktif. Jika dikatakan kepada perempuan,”Ini lapangan aktivitasmu”,
maka perempuan akan bangkit dan mampu mewujudkan program-programnya, satu
persatu. Wahai perempuan sejati, tersenyumlah....
Oleh sebab itu, perlakuan antara laki-laki dan perempuan tidak ada
perbedaan dalam hal beramal shaleh. Sebagaimana firman Allah swt dalam Al Qur’an pada surat An Nahl ayat 97:
Artinya : “Barangsiapa
yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan
beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan
sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik
dari apa yang telah mereka kerjakan.”
Pada
ayat tersebut telah jelas bahwa laki-laki
dan perempuan dalam Islam mendapat pahala yang sama dan bahwa amal saleh harus
disertai iman. Sebenarnya
tidak asing, jika banyak orang yang membicarakan kedudukan dan kemuliaan para
wanita semisal Zainab, Fathimah, Shafiyah, Khadijah, Asma Hindun, dan yang
lainnya (Chamidi & Al Mahdi, 2011, hlm. 21). Oleh sebab itu, para perempuan sejati tunjukkan karyamu, semangatmu dan aplikasikan ide brilianmu agar Allah meridhaimu dunia akhirat. Bukankah ini yang dinanti ?...
Eits, tetap diingat ya. Walau sibuk berkarya dan berbenah namun seorang perempuan sejati tetap mampu mengontrol pandangannya dan mampu menundukkan mata lelaki yang mencoba menaklukkannya. Ok, semangaat..
Semoga bermanfaat....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar